Latest Post

Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2017 Tentang Hari Sekolah

Written By Agung Buwik bali on Jumat, 16 Juni 2017 | 08.44

Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2017 Tentang Hari Sekolah
Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2017 Tentang Hari Sekolah
Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa
Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia,

Menimbang :
  1. bahwa untuk mempersiapkan peserta didik  dalam  menghadapi tantangan perkembangan era globalisasi, perlu penguatan karakter bagi peserta didik melalui restorasi pendidikan karakter di sekolah;
  2. bahwa agar restorasi pendidikan karakter bagi peserta didik di sekolah lebih efektif, perlu optimalisasi peran sekolah;
  3. bahwa berdasarkan pertimbangan  sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang Hari Sekolah; 
Mengingat : 
  1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301); 
  2. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang  Guru dan Dosen (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 157, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4586);
  3. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 6, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5494);
  4. Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 194, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4941) sebagaimana telah diubah  dengan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2017 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 107, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6058);
  5. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 23, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5105) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2010 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun  2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun  2010 Nomor 112, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5157);
  6. Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 74, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5135);
  7. Keputusan Presiden Nomor 68 Tahun 1995 tentang Hari Kerja di Lingkungan Lembaga Pemerintah;
MEMUTUSKAN:

Menetapkan    : PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN TENTANG HARI SEKOLAH.

Pasal 1
Dalam Peraturan Menteri ini yang dimaksud dengan:
  1. Sekolah adalah adalah bentuk kelompok layanan pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan Taman Kanak-kanak (TK)/Taman Kanak-kanak Luar Biasa (TKLB)/Raudatul athfal (RA), Sekolah Dasar (SD)/Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB)/Madrasah Ibtidaiyah (MI), Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMPLB)/Madrasah Tsanawiyah (MTs), Sekolah Menengah Atas (SMA)/Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (SMALB)/Madrasah Aliyah (MA), dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)/Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK) yang diselenggarakan oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat.
  2. Hari Sekolah adalah jumlah hari dan jam  yang  digunakan oleh guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik dalam penyelenggaraan pendidikan di Sekolah.
  3. Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah.
  4. Tenaga Kependidikan adalah anggota masyarakat yang mengabdikan diri dan diangkat untuk menunjang penyelenggaraan pendidikan yang mencakup pengelola satuan pendidikan, tenaga perpustakaan, tenaga laboratorium, teknisi sumber belajar, tenaga administrasi, psikolog, terapis, tenaga kebersihan dan keamanan, serta tenaga dengan sebutan lain yang bekerja pada satuan pendidikan.
  5. Sumber Daya adalah segala sesuatu yang dipergunakan dalam penyelenggaraan pendidikan yang meliputi tenaga kependidikan, masyarakat, dana, sarana, dan prasarana.
  6. Peserta Didik adalah anggota masyarakat yang berusaha mengembangkan potensi diri melalui proses  pembelajaran yang tersedia pada jalur, jenjang, dan jenis pendidikan tertentu.
Pasal 2
  1. Hari Sekolah dilaksanakan 8 (delapan) jam dalam 1 (satu) hari atau 40 (empat puluh) jam selama 5 (lima) hari dalam 1 (satu) minggu.
  2. Ketentuan 8 (delapan) jam dalam 1 (satu) hari atau 40 (empat puluh) jam selama 5 (lima) hari dalam 1 (satu) minggu sebagaimana dimaksud pada ayat (1), termasuk waktu istirahat selama 0,5 (nol koma lima) jam dalam 1 (satu) hari atau 2,5 (dua koma lima) jam selama 5 (lima) hari dalam 1 (satu) minggu.
  3. Dalam hal diperlukan penambahan waktu istirahat sebagaimana dimaksud pada ayat (2), Sekolah dapat menambah waktu istirahat melebihi dari 0,5 (nol koma lima) jam dalam 1 (satu) hari atau 2,5 (dua koma lima) jam selama 5 (lima) hari dalam 1 (satu) minggu.
  4. Penambahan waktu istirahat sebagaimana dimaksud pada ayat (3) tidak termasuk dalam perhitungan jam sebagaimana dimaksud pada ayat (1).
Pasal 3
(1) Hari Sekolah digunakan oleh Guru untuk melaksanakan beban kerja Guru.
(2) Beban kerja Guru sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi:
a. merencanakan pembelajaran atau pembimbingan;
b. melaksanakan pembelajaran atau pembimbingan;
c. menilai hasil pembelajaran atau pembimbingan;
d. membimbing dan melatih Peserta Didik; dan
e. melaksanakan tugas tambahan yang melekat pada pelaksanaan kegiatan pokok sesuai dengan beban kerja Guru.
(3) Beban kerja Guru sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Pasal 4
Hari Sekolah digunakan oleh Tenaga Kependidikan untuk melaksanakan tugas dan fungsinya.

Pasal 5
  1. Hari Sekolah digunakan bagi Peserta Didik untuk melaksanakan kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler.
  2. Kegiatan intrakurikuler sebagaimana dimaksud  pada ayat (1) merupakan kegiatan yang dilaksanakan untuk pemenuhan kurikulum sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
  3. Kegiatan kokurikuler  sebagaimana dimaksud pada  ayat (1) merupakan kegiatan yang dilaksanakan untuk penguatan atau pendalaman kompetensi dasar atau indikator pada mata pelajaran/bidang sesuai dengan kurikulum.
  4. Kegiatan kokurikuler sebagaimana dimaksud  pada  ayat (3) meliputi kegiatan pengayaan mata pelajaran, kegiatan ilmiah, pembimbingan seni dan budaya,  dan/atau bentuk kegiatan lain untuk penguatan karakter Peserta Didik.
  5. Kegiatan ekstrakurikuler sebagaimana dimaksud pada ayat (1) merupakan kegiatan di bawah bimbingan dan pengawasan Sekolah yang bertujuan untuk mengembangkan potensi, bakat, minat, kemampuan, kepribadian, kerjasama, dan kemandirian Peserta Didik secara optimal untuk mendukung pencapaian tujuan pendidikan.
  6. Kegiatan ekstrakurikuler sebagaimana dimaksud pada ayat (5) termasuk kegiatan krida, karya ilmiah, latihan olah-bakat/olah-minat, dan keagamaan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
  7. Kegiatan  keagamaan  sebagaimana  dimaksud  pada ayat (6) meliputi aktivitas keagamaan meliputi madrasah diniyah, pesantren kilat, ceramah keagamaan, katekisasi, retreat, baca tulis Al Quran dan kitab suci lainnya.

Pasal 6
  1.  Kegiatan kokurikuler dan ekstrakurikuler dalam pelaksanaan Hari Sekolah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 ayat (1) dapat dilaksanakan di dalam Sekolah maupun di luar Sekolah.
  2.  Pelaksanaan kegiatan kokurikuler dan ekstrakurikuler baik di dalam Sekolah maupun di luar Sekolah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat dilakukan dengan kerja sama antarsekolah, Sekolah dengan lembaga keagamaan, maupun Sekolah dengan lembaga lain yang terkait.

Pasal 7
  1.  Ketentuan Hari Sekolah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) tidak berlaku bagi Peserta Didik TK/TKLB/RA atau sederajat pada sekolah keagamaan lainnya.
  2.  Peserta Didik berkebutuhan khusus dan layanan khusus dapat mengikuti ketentuan Hari Sekolah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) sesuai dengan jenis kekhususan.

Pasal 8
Penetapan Hari Sekolah sebagaimana dimaksud dalam Pasal  2 mulai dilaksanakan pada tahun pelajaran 2017/2018.

Pasal 9
  1.  Dalam hal kesiapan sumber daya pada Sekolah dan akses transportasi belum memadai, pelaksanaan ketentuan Hari Sekolah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 dapat dilakukan secara bertahap.
  2.  Pemerintah pusat dan pemerintah daerah sesuai kewenangannya wajib menjamin pemenuhan sumber daya pada Sekolah yang diselenggarakan oleh Pemerintah pusat atau pemerintah daerah, dan ketersediaan akses transportasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dalam penerapan ketentuan tentang Hari Sekolah, sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri ini.
  3. Masyarakat penyelenggara pendidikan wajib menjamin pemenuhan sumber daya pada Sekolah yang diselenggarakannya untuk melaksanakan ketentuan sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri ini.
  4. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sesuai kewenangannya melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala terhadap pemenuhan sumber daya dan ketersediaan akses transportasi sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dan ayat (3) dalam penerapan ketentuan Hari Sekolah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8.

Pasal 10
  1. Guru pada Sekolah yang belum dapat melaksanakan ketentuan Hari Sekolah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) tetap melaksanakan ketentuan 40 (empat puluh) jam dalam 1 (satu) minggu untuk  memenuhi beban kerja guru sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (2).
  2. Peserta Didik pada Sekolah yang belum dapat melaksanakan ketentuan Hari Sekolah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) tetap melaksanakan ketentuan jam sekolah sesuai dengan beban belajar pada kurikulum dan dapat melaksanakan kegiatan  kokurikuler dan ekstrakurikuler.

Pasal 11
Peraturan    Menteri    ini    mulai    berlaku    pada    tanggal diundangkan.


Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Menteri ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik Indonesia.


Ditetapkan di Jakarta
pada tanggal  12 Juni 2017

MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA,

TTD.

MUHADJIR EFFENDY

Diundangkan di Jakarta pada tanggal  12  Juni 2017

DIREKTUR JENDERAL
PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA,

TTD.

WIDODO EKATJAHJANA



BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2017 NOMOR 829

Salinan sesuai dengan aslinya, Kepala Biro Hukum dan Organisasi
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, TTD.
Dian Wahyuni
NIP 196210221988032001

Dokumen Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2017 Tentang Hari Sekolah ini dapat dilihat di situs "www . kemdikbud . go . id"

Ternyata, teaching factory menjadi konsep pembelajaran dalam keadaan yang sesungguhnya

Sahabat pendidik dan tenaga kependidikan SMK dimanapun berada, mungkin anda pernah merasa bingung tentang pengertian TEACHING FACTORY, sama seperti saya. Ketika mempersiapkan bukti fisik untuk akreditasi, saya melihat ada point yang meminta bukti pelaksanaan teaching factory. Sepintas secara sepenggal-sepenggal kita dapat mengartikan bahwa teaching factory itu adalah pembelajaran di pabrik / perusahaan. Nah ternyata inilah penjelasan yang tepat tentang teaching factory.

So mari kita simak penjelasan lengkap tentang "Teaching factory yang dilaksanakan di Sekolah Menengah Kejuruan / SMK". Cekidot...

Pengembangan SMK saat ini mulai bergerak dari orientasi pasar tenaga kerja lokal kepada pasar tenaga kerja ASEAN menyambut masyarakat ekonomi ASEAN (MEA), serta mempersiapkan para lulusan dengan pembekalan karakter kewirausahaan (entrepreneurship). Penerapan teaching factory  di SMK merupakan wujud dari salah satu upaya Direktorat Pembinaan SMK untuk lebih mempererat kerjasama atau sinergi antara SMK dengan industri.

Menurut Kuswantoro (2014), teaching factory menjadi konsep pembelajaran dalam keadaan yang sesungguhnya untuk menjembatani kesenjangan kompetensi antara pengetahuan yang diberikan sekolah dan kebutuhan industri. Teaching factory merupakan pengembangan dari unit produksi yakni penerapan sistem industri mitra di unit produksi yang telah ada di SMK. Unit produksi adalah pengembangan bidang usaha sekolah selain untuk menambah penghasilan sekolah yang dapat digunakan dalam upaya pemeliharaan peralatan, peningkatan SDM, dll juga untuk memberikan pengalaman kerja yang benar-benar nyata pada siswanya. Penerapan unit produksi sendiri memiliki landasan hukum yaitu Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 1990 pasal 29 ayat 2 yaitu "Untuk mempersiapkan siswa sekolah menengah kejuruan menjadi tenaga kerja, pada sekolah menengah kejuruan dapat didirikan unit produksi yang beroperasi secara profesional."

Pembelajaran melalui teaching factory bertujuan untuk menumbuh-kembangkan karakter dan etos kerja (disiplin, tanggung jawab, jujur, kerjasama, kepemimpinan, dan lain-lain) yang dibutuhkan DU/DI serta meningkatkan kualitas hasil pembelajaran dari sekedar membekali kompetensi (competency based training) menuju ke pembelajaran yang membekali kemampuan memproduksi barang/jasa (production based training).
Ternyata, teaching factory menjadi konsep pembelajaran dalam keadaan yang sesungguhnya
Teaching factory
Hubungan kerjasama antara SMK dengan industri dalam pola pembelajaran Teaching Factory akan memiliki berdampak positif untuk membangun mekanisme kerjasama (partnership) secara sistematis dan terencana didasarkan pada posisi tawar win-win solution. Penerapan pola pembelajaran Teaching Factory merupakan interface dunia pendidikan kejuruan dengan dunia industri, sehingga terjadi check and balance terhadap proses pendidikan pada SMK untuk menjaga dan memelihara keselarasan (link and match) dengan kebutuhan pasar kerja.

Info penting, Hasil Seleksi Adm PPG Daljab Tahap 1 dan Pembukaan Pendaftaran PPG Daljab Tahap 2 diperpanjang

Info penting, Hasil Seleksi Adm PPG Daljab Tahap 1 dan Pembukaan Pendaftaran PPG Daljab Tahap 2 diperpanjang
 Pendaftaran PPG Daljab Tahap 2
Sahabat guru yang berminat untuk ikut PPG bersubsidi, kini ada kesempatan bagi anda yang ingin mendaftar, karena info terakhir, pendaftaran peserta PPG diperpanjang sampai Juli nanti. Diinfomasikan kepada calon peserta PPG Dalam Jabatan, bahwa hasil seleksi administrasi tahap pertama dapat di akses melalui menu Pengumuman Hasil Seleksi Dalam Jabatan dengan memasukkan nomor pendaftaran.
Bagi peserta yang lolos seleksi administrasi tahap pertama, seleksi online yang sedianya diselenggarakan pada Tanggal 17 - 18 Juni 2017, diundur bersamaan dengan waktu penyelenggaraan seleksi online PPG Dalam Jabatan tahap kedua pada tanggal 15 - 16 Juli 2017.
Sehubungan dengan dibukanya pendaftaran PPG Dalam Jabatan tahap kedua, Jadwal Pelaksanaan PPG Dalam Jabatan adalah menjadi sebagai berikut:
  1. Pendaftaran PPG Daljab Tahap Kedua : 14 Juni 2017 sd 8 Juli 2017
  2. Seleksi Administrasi di LPTK  Tahap Kedua : 15 Juni 2017 sd 9 Juli 2017
  3. Pengumuman Hasil Seleksi Adm Tahap Kedua : 11 Juli 2017
  4. Seleksi online Tahap 1 dan 2 : 15 s.d 16 Juli 2017
  5. Pengumuman hasil seleksi online : 19 Juli 2017
  6. Registrasi Online : 20 sd 22 Juli 2017
  7. Lapor diri di LPTK : 23 sd 24 Juli 2017
  8. Orientasi Awal Perkuliahan : 28 sd 29 Juli 2017
  9. Awal Perkuliahan : 1 Agustus 2017
Dokumen yang wajib diunggah dalam pendaftaran PPG Dalam Jabatan adalah (1. Pas Foto, 2. Scan Ijazah, 3. Scan Transkrip, 4. Surat Keterangan Mengajar / Sertifikat Talent Scouting / Sertifikat Instruktur Keahlian Ganda). SK Mengajar adalah dokumen yang memuat TMT awal mengajar (Minimal Tahun 2012) yang ditandatangani oleh Kepala Sekolah atau Ketua Yayasan pada tahun tersebut.

Pelaksanaan Seleksi PPG Prajabatan Bersubsidi Gel 2 dan PPG Dalam Jabatan Bersubsidi

Berikut disampaikan informasi waktu Pelaksanaan Seleksi PPG Prajabatan Bersubsidi Gel 2 dan PPG Dalam Jabatan Bersubsdi
 
PPG Prajabatan Bersubsidi Gelombang 2:
  • Penutupan pendaftaran: 15 Juni 2017 Pukul 12.00
  • Batas verifikasi adm oleh LPTK: 15 Juni 2017 Pukul 23.59
  • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 16 Juni 2017 Pukul 16.00
  • Tes Online: 19-20 Juni 2017
  • Pengumuman Hasil Tes Online: 22 Juni 2017
  • Seleksi Bakat dan Minat : disampaikan kemudian
PPG Dalam Jabatan Bersubsidi :
  • Penutupan pendaftaran: 10 Juni 2017
  • Batas verifikasi adm oleh LPTK: 11 Juni 2017
  • Pengumuman hasil seleksi administrasi : 13 Juni 2017
  • Tes online dan Penilaian RPL di LPTK : 17-18 Juni 2017
  • Pengumuman Hasil Tes Online: 20 Juni 2017

Pengumuman Seleksi PPG Pra Jabatan Bersubsidi Tahun 2017 Gelombang Kedua
Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi menyelenggarakan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Pra Jabatan bersubsidi (bantuan pendidikan) yang dirancang untuk menghasilkan guru profesional dengan bergelar “Gr”. Terkait hal tersebut, Direktorat Pembelajaran Ditjen Belmawa membuka pendaftaran gelombang kedua seleksi calon peserta PPG Pra Jabatan Bersubsidi. Putra-putri terbaik bangsa yang berminat dan berbakat menjadi guru profesional berkesempatan mengikuti seleksi ini. 
Program Studi/Jurusan PPG yang dibuka dalam pendaftaran gelombang kedua meliputi:
  1. Teknik Elektronika
  2. Teknik Elektro
  3. Teknik Otomotif
  4. Teknik Mesin
  5. Teknik Kimia
  6. Teknologi Penangkapan Ikan
  7. Agribisnis Produksi Ternak
  8. Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian & Perikanan
  9. Kepariwisataan
  10. Agribisnis Produksi Tanaman
  11. Pendidikan Anak Usia Dini
  12. Matematika
  13. Bahasa Inggris
  14. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
  15. Pendidikan Luar Biasa
Pendaftaran PPG Prajabatan bersubsidi gelombang kedua dimulai tanggal 31 Mei s.d. 12 Juni 2017.
Direktorat Pembelajaran akan melakukan verifikasi data peserta seleksi dan hasilnya diumumkan pada tanggal 13 Juni 2017. Bagi mereka yang dinyatakan memenuhi persyaratan tersebut, berhak mengikuti Seleksi PPG Pra Jabatan Bersubsidi.

Seleksi peserta PPG Pra Jabatan Bersubsidi akan dilaksanakan pada tanggal 16 - 17 Juni 2017 secara online, di LPTK yang ditetapkan. Hasil seleksi online akan diumumkan pada tanggal 20 Juni 2017. Bagi mereka yang dinyatakan lulus seleksi online akan mengikuti tahapan seleksi minat, bakat dan kepribadian, yang akan diumumkan kemudian.

Peserta seleksi PPG Prajabatan Bersubsidi gelombang pertama yang telah mengikuti seleksi secara online, tidak diperkenankan untuk melakukan pendaftaran kembali di gelombang kedua. Sehubungan dengan hal tersebut, pengumuman Hasil seleksi online PPG Prajabatan Bersubsidi gelombang pertama akan diumumkan bersamaan dengan pengumuman gelombang kedua pada tanggal 20 Juni 2017. Bagi mereka yang dinyatakan lulus seleksi online akan mengikuti tahapan seleksi minat, bakat dan kepribadian, yang akan diumumkan kemudian.

Nah jika bapak dan ibu guru ingin melakukan pendaftaran, silahkan lengkapi dulu dokumen yang diminta, dan discan karena pendaftarannya lewat online dan tentu saja berkas-berkas pun harus dikirim secara online. Informasi ini admin dapatkan dari "ristekdikti.go.id" diakses pada tanggal 16 juni 2017.

Persiapan Hari Saraswati - Guru, Staf dan siswa Skawibha Ngayah Ngiyas

Written By Agung Buwik bali on Kamis, 19 Januari 2017 | 19.30

Denpasar, Bagipost.com - Dalam rangka persiapan hari raya Saraswati, segenap guru, pegawai dan siswa di SMK Teknologi Wira Bhakti Denpasar secara bersama-sama ngaturang ayah untuk membuat penjor dan ngiyas pelinggih diarea Padmasana Sekolah. Kegiatan ini dilakukan dengan penuh kesadaran yang didasari rasa bhakti kepada Tuhan / Ida Sang Hyang Widhi Wasa dalam prabhawa-Nya sebagai Dewi Saraswati. Dewi Saraswati sendiri merupakan perwujudan Ida Sang Hyang Widhi sebagai sumber pengetahuan.

Hari Raya Saraswati di laksanakan secara rutin setiap enam bulan di SMK Teknologi Wira Bhakti Denpasar. Sebagai sekolah yang mengedepankan pendidikan karakter, tentunya pelaksanaan persembahyangan secara bersama ini akan memberikan dampak positif yaitu mempertebal keimanan peserta didik. Dalam Agama Hindu diajarkan bahwa rasa bhakti kepada Tuhan bukan hanya ditunjukan dengan bersembahyang saja, namun dalam mempersiapkan tempat dan sarana sembahyang pun memiliki nilai yang tinggi karena memerlukan ketulusan dan keikhlasan.

Pelepasan Tampak tilas I Gusti Ngurah Rai oleh Gubernur Bali

Written By Agung Buwik bali on Rabu, 09 November 2016 | 18.54

Denpasar, Bagipost.com - Hari ini (10/11/2016) acara napak tilas memperingati hari pahlawan secara resmi dilepas oleh Gubernur Bali I Made Mangku Pastika di Bajra Sandhi Denpasar. Napak tilas membawa Petaka ke Korem Udayana diikuti oleh pasukan dari PPM yang telah disiapkan. Kemudian tapak tilas tilas akan dilanjutkan mengikuti jalan yang dikewati saat long mark Pahlawan I Gusti Ngurah Rai.

Amy Narayan, Artis 45Pro meninggal dalam kecelakaan

Written By Agung Buwik bali on Minggu, 02 Oktober 2016 | 01.48

Amor ring acintya, itulah komentar yang banyak diberikan pada status dengan photo yang diunggah di media sosial facebook. Dalam status seorang pengguna facebook memberikan kabar bahwa telah terjadi kecelakaan motor antara scoopy dengan vixion. Pengendara motor scoopy adalah seorang perempuan yang merupakan artis 45Pro.

Amy narayan adalah Artis 45pro yang berduet dengan Guna Swara dengan lagu saput baru. Dalam kecelakaan tersebut, Amy narayan mengalami luka yang serius dibagian kepala yang menyebabkan meninggal ditempat. Korban terlihat mengeluarkan banyak darah di bagian kepala. Kecelakaan ini terjadi di krn jln By pas IB MANTRA tepatnya didepan oky mart.

Sementara itu, pengendara motor vixion adalah seorang laki-laki yang belum diketahui identitasnya. Pengendara vixion ini juga dalam keadaan tergeletak tanpa nyawa. Kedua korban kemudian diangkut dengan menggunakan kendaraan pick up hitam menuju rumah sakit terdekat.

Siswa SMP Se Kota Denpasar ikuti Pelatihan Perakitan Komputer di SMK T Wira Bhakti Denpasar

Written By Agung Buwik bali on Senin, 06 Juni 2016 | 04.37

Denpasar, Bagipost.com - Pada hari (06/6) SMK Teknologi Wira Bhakti Denpasar menyelanggarakan acara pelatihan perakitan komputer. Acara pelatihan ini dilaksanakan secara rutin setiap tahun tepatnya setiap akhir semester genap. Acara pelatihan perakitan komputer ini menyasar siswa siswi yang Sekolah Menengah Pertama yang telah selesai melaksanakan Ujian Nasional.

Para peserta pelatihan tidak dikenakan biaya sepeser pun alias gratis karena sesuai dengan program dari sekolah SMK Teknologi Wira Bhakti adalah untuk memasyarakatkan teknologi komputer. Menurut Drs. I Gusti Ketut Saryana, M.MPd mengatakan bahwa di era globalisasi ini masyarakat harus sudah mengenal teknologi agar dapat bersaing dalam pasar global. Orang yang masih tidak menguasai teknologi terutamanya komputer akan tergerus oleh jaman dan sangat sulit untuk mencapai kemajuan dalam hidupnya.

Pelatihan perakitan komputer ini dimulai dari tanggal 4 Juni 2016. Dan hari ini adalah ke dua pelaksanaan pelatihan. SMK Teknologi Wira Bhakti sebagai salah satu sekolah unggulan di Denpasar menyiapkan dua Lab Komputer yang digunakan untuk pelatihan. Tutor yang memberikan pelatihan berasal dari para guru yang telah berpengalaman dan berkompeten di bidang komputer dan didampingi oleh para teknisi yang ada di sekolah tersebut.

Di akhir pelatihan, para peserta yang berasal dari seluruh SMP se kota Denpasar diberikan sertifikat sebagai tanda telah mengikuti pelatihan perakitan dan perawatan komputer.

Red: ASW

Pelaksanaan UAS dengan CBT di SMK Teknologi Wira Bhakti Denpasar

Written By Agung Buwik bali on Selasa, 24 Mei 2016 | 17.00

Denpasar, Bagipost.com - Pada hari ini berlangsung Ulangan Akhir Semester yang dilaksanakan oleh seluruh SMA/SMK se Kota Denpasar. Hal yang menarik dalam pelaksanaan UAS semester genap tahun ajaran 2015/2016 ini adalah adanya pemanfaatan komputer. Sebuah sekolah unggulan di Denpasar yaitu SMK Teknologi Wira Bhakti Denpasar menyelenggarakan UAS yang menggunakan CBT (Computer Bases Test). Hal ini dilakukan didasarkan pada pelaksanaan UNBK sebelumnya yang berjalan sukses.

Hal ini dilakukan untuk membiasakan siswa untuk ujian menggunakan komputer karena di kelas XII nanti mereka akan melaksanakan UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer). Jadi dengan diselenggarakannya UAS dengan CBT ini, siswa akan lebih terbiasa melaksanakan ujian dengan komputer.

 
Support : Buwik.com | Blilah.com | Jasa Website
Copyright © 2011. BagiPost.com - All Rights Reserved
Template Created by Pasang Iklan Gratis Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger